SMPN 1 Sukoharjo Dinobatkan sebagai Sekolah Berbudaya Literasi Terbaik se-Solo Raya
![]() |
| Saat menerima piala |
Benarkah kegiatan berliterasi menurun? Kalau ditanyakan
di sekolah ini, tentu jawabnya salah. Sebab, sekolah ini justru dinobatkan
sebagai Sekolah Berbudaya Literasi Terbaik se-Solo Raya.
Prestasi di bidang literasi, SMPN 1 Sukoharjo menjadi
juara umum saat festival literasi di Solo Raya. Waktu itu sekolah mengikuti
beberapa lomba yaitu penulisan puisi, cipta karya puisi, kemudian band literasi,
fotoliterasi dan akhirnya menjadi juara
umum dan dinobatkan menjadi sekolah berbudaya literasi terbaik se-solo raya.
Penghargaan-penghargaan yang pernah diraih sebagai sekolah
literasi terbaik di Solo Raya dengan piala dari Dinas Pendidikan Jawa Tengah,
kemudian Sekolah Berbudaya Literasi Terbaik di Solo Raya dengan piala dari Gubernur
Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
“Kenapa dinobatkan sekolah berbuadaya literasi terbaik? Karena sebelumnya sudah
mempunyai prestasi prestasi dahulu di juara puisi, foto literasi, dan band
literasi mempunyai band bernama Varzania band yang juga akan ditampilkan di
spensa expo,” kata Indiah Dewi, Kepala SMPN 1 Sukoharjo.
![]() |
| Indiah Dewi |
Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari Bupati
Sukoharjo Wardoyo dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten
Sukoharjo Drs Darno. Kepala dinas sangat mendukung, dan kebetulan kepala dinas
dan bupati sedang membuat rencana peraturan bupati terkait dengan gerakan
literasi dan peningkatan budi pekerti, akan disuport sebagian anggarannya dari
APBD.
“Kesan kesan guru dan murid setelah bertemu Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, bangga
karena pak bupati mensuport kemajuan pendidikan Sukoharjo khususnya SMPN 1
sukoharjo, dan kemajuan literasi,” ucapnya
menutup pembicaraan.
Spensa Exspo
Beberapa waktu lalu, SMP Negeri 1 Sukoharjo menggelar Spensa Exspo.
Kegiatan ini menjadi acara spesial karena akan melibatkan guru, siswa, hingga
orangtua siswa. Bupati Sukoharjo hadir dengan melaunching buku dalam kegiatan
literasi sekolah.
![]() |
| Juara 1 Band Literasi |
“Maksud dan tujuan
dari spensa exspo adalah kegiatan rutin tahunan. Hanya untuk tahun ini agak
spesial, karena pada tahun sebelumnya kalau menggelar expo hanya sekolah sendiri yang
dapat melihat. Artinya anak-anak melakukan pergelaran, apresiasi seni, olahraga
atau apapun itu yang melihat kita sendiri, kita saksikan sendiri, kita nikmati sendiri.
Makanya, untuk tahun ini kita mencoba memperbesar acara dimana spensa expo juga
akan mengundang orang tua murid,” kata Kepala
Sekolah SMPN 1 Sukoharjo Indiah Dewi saat
ditemui di ruang kerjanya.
Pada kesempatan tersebut, lanjut Indiah Dewi, orang tua bisa
menyaksikan kegiatan anak-anaknya diluar KBM/akademik. Mereka bisa mengetahui kemampuan mereka, mengapresiasi
kemampuan anak anak, kreativitas anak-anak.
“Ada pagelaran seni, pameran karya dan yang paling
istimewa tahun ini ada pameran hasil karya tulis dan launching buku dari bapak Bupati
Sukoharjo Wardoyo. Bupati melakukan melauncing buku siswa-siswi. Para siswa dan
guru sebagian sudah punya buku, sehingga dilaunching dalam acara gerakan
literasi sekolah. Jadi spensa expo bertajuk kelas inspiratif dan gerakan
literasi sekolah.
Adapun berbagai kegiatan yang mendukung literasi sekolah
di antaranya membiasakan membaca dan menulis dengan pembiasaan sederhana dulu
seperti literasi 15 menit sebelum jam pertama (rutin) dimulai misal membaca
kitab, fiksi dan non fiksi. Ada gerakan memotivasi anak-anak agar suka menulis
dan membaca, menyumbang buku dan gerakan menulis puisi. Dari hal itu dikumpulkan menjadi satu,
sejumlah kurang lebih 1000 puisi itu dijadikan antologi puisi dan sudah terbit
menjadi 12 jilid antologi puisi yang ber-ISBN, berstandar nasional, dan
sudah layak dijual di toko buku. Sekolah juga sudah menerbitkan majalah yang
sebelumnya sempat vakum.
GUNHARJO



Komentar
Posting Komentar