SMPN 1 Sukoharjo Dinobatkan sebagai Sekolah Berbudaya Literasi Terbaik se-Solo Raya

Saat menerima piala

Benarkah kegiatan berliterasi menurun? Kalau ditanyakan di sekolah ini, tentu jawabnya salah. Sebab, sekolah ini justru dinobatkan sebagai Sekolah Berbudaya Literasi Terbaik se-Solo Raya.
Prestasi di bidang literasi, SMPN 1 Sukoharjo menjadi juara umum saat festival literasi di Solo Raya. Waktu itu sekolah mengikuti beberapa lomba yaitu penulisan puisi, cipta karya puisi, kemudian band literasi,  fotoliterasi dan akhirnya menjadi juara umum dan dinobatkan menjadi sekolah berbudaya literasi terbaik se-solo raya.
Penghargaan-penghargaan yang pernah diraih sebagai sekolah literasi terbaik di Solo Raya dengan piala dari Dinas Pendidikan Jawa Tengah, kemudian Sekolah Berbudaya Literasi Terbaik di Solo Raya dengan piala dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
“Kenapa dinobatkan sekolah berbuadaya  literasi terbaik? Karena sebelumnya sudah mempunyai prestasi prestasi dahulu di juara puisi, foto literasi, dan band literasi mempunyai band bernama Varzania band yang juga akan ditampilkan di spensa expo,” kata Indiah Dewi, Kepala SMPN 1 Sukoharjo.  
Indiah Dewi
Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari Bupati Sukoharjo Wardoyo dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo Drs Darno. Kepala dinas sangat mendukung, dan kebetulan kepala dinas dan bupati sedang membuat rencana peraturan bupati terkait dengan gerakan literasi dan peningkatan budi pekerti, akan disuport sebagian anggarannya dari APBD.
“Kesan kesan guru dan murid setelah bertemu  Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, bangga karena pak bupati mensuport kemajuan pendidikan Sukoharjo khususnya SMPN 1 sukoharjo,  dan kemajuan literasi,” ucapnya menutup pembicaraan.

Spensa Exspo
Beberapa waktu lalu, SMP Negeri 1 Sukoharjo menggelar  Spensa Exspo.  Kegiatan ini menjadi acara spesial karena akan melibatkan guru, siswa, hingga orangtua siswa. Bupati Sukoharjo hadir dengan melaunching buku dalam kegiatan literasi sekolah.
Juara 1 Band Literasi

 “Maksud dan tujuan dari spensa exspo adalah kegiatan rutin tahunan. Hanya untuk tahun ini agak spesial, karena pada tahun sebelumnya kalau  menggelar expo hanya sekolah sendiri yang dapat melihat. Artinya anak-anak melakukan pergelaran, apresiasi seni, olahraga atau apapun itu yang melihat kita sendiri,  kita saksikan sendiri, kita nikmati sendiri. Makanya, untuk tahun ini kita mencoba memperbesar acara dimana spensa expo juga akan mengundang orang tua murid,” kata Kepala Sekolah SMPN 1 Sukoharjo Indiah Dewi   saat ditemui di ruang kerjanya.
Pada kesempatan tersebut, lanjut Indiah Dewi, orang tua bisa menyaksikan kegiatan anak-anaknya diluar KBM/akademik. Mereka bisa  mengetahui kemampuan mereka, mengapresiasi kemampuan anak anak,  kreativitas anak-anak.  
“Ada pagelaran seni, pameran karya dan yang paling istimewa tahun ini ada pameran hasil karya tulis dan launching buku dari bapak Bupati Sukoharjo Wardoyo. Bupati melakukan melauncing buku siswa-siswi. Para siswa dan guru sebagian sudah punya buku, sehingga dilaunching dalam acara gerakan literasi sekolah. Jadi spensa expo bertajuk kelas inspiratif dan gerakan literasi sekolah.
Adapun berbagai kegiatan yang mendukung literasi sekolah di antaranya membiasakan membaca dan menulis dengan pembiasaan sederhana dulu seperti literasi 15 menit sebelum jam pertama (rutin) dimulai misal membaca kitab, fiksi dan non fiksi. Ada gerakan memotivasi anak-anak agar suka menulis dan membaca, menyumbang buku dan gerakan menulis puisi.  Dari hal itu dikumpulkan menjadi satu, sejumlah kurang lebih 1000 puisi itu dijadikan antologi puisi dan sudah terbit menjadi 12 jilid antologi puisi yang ber-ISBN, berstandar nasional,   dan sudah layak dijual di toko buku. Sekolah juga sudah menerbitkan majalah yang sebelumnya sempat vakum.
GUNHARJO

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemanjat Tiang Bendera Raih Beasiswa Hingga S1

Nining Mariyaningsih SPd MPd: Pembelajaran Inovatif Si “Apem Manis”

Endang Rahayu MH SPd MPd, Putri Gunung Merapi Pengoleksi Prestasi