Guru Hasilkan Orang-orang Hebat
Pada pendidik memiliki jasa yang besar, karena merekalah yang menghasilkan orang-orang hebat, menjadi tokoh dan pemimpin di berbagai daerah. Walau demikian, guru terus menerus dituntut untuk meningkatkan kompetensinya.
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI ) Kabupaten Boyolali memperingati hari ulang tahunnya yang ke-73 dan peringatan hari guru nasional ditandai dengan upacara bendera di Stadion Pandan Arang Kabupaten Boyolali.
Upacara bendera dihadiri Wakil Bupati Boyolali Muhammad Said Hidayat, anggota Forkompinda, pejabat eselon II Kepala UPT Pendidikan Dasar dan Luar Sekolah, Pengurus PGRI Kabupaten Boyolali, pengurus PGRI Cabang dan tidak kurang 3000 orang anggota PGRI se-Kabupaten Boyolali.
Wakil Bupati Boyolali, Muhammad Said Hidayat bertindak sebagai pembina upacara dalam pidato sambutannya mengatakan ruang kosong di otak akan diisi dengan ilmu tidak luput dari peran guru.
"Maka di era global seperti sekarang ini, guru jika ingin hebat kompetensi harus lebih ditingkatkan," ungkap Wakil Bupati Muhammad Said Hidayat.
Muhammad Said Hidayat menambahkan peran guru tidak hanya bagaimana peserta didiknya menjadi cerdas, lebih dari peran guru harus mampu membentuk peserta didiknya menjadi orang yang berkarakter baik.
"Sehingga jika dikemudian hari anak didik itu kelak menjadi pemimpin bangsa akan menjadi pemimpin yang profesional," tegas Wakil Bupati Boyolali Muhammad Said Hidayat di hadapan ribuan guru dan pelajar.
Anak Guru
Wakil Bupati Boyolali , Muhammad Said Hidayat mengemukakan guru itu bukan orang hebat tetapi mampu menghasilkan orang-orang menjadi hebat. Seperti Bupati Boyolali Drs H Seno Samudro juga putra seorang guru.
“Termasuk saya, orang tua saya juga seorang guru,” demikian pengakuan wakil Bupati Boyolali Muhammad said Hidayat .
Pada kesempatan itu Wakil Bupati Boyolali, Muhammad Said Hidayat berkenan menyampaikan penghargaan berupa tropy dan piagam bagi guru dan siswa yang berprestasi maupun penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana Pendidikan. Mereka yang mendapat penghargaan guru berprestasi luar biasa dari Presiden Republik Indonesia tahun 2018 kepada Tri Rustami SPd, Guru SMP Negeri 4 Boyolali. Penghargaan siswa berprestasi diraih Zahra Dinda Permatasari dari SD Negeri 3 Boyolali dan Muhammad Fuad Fauzi dari SMP Negeri 1 Simo.
Sedangkan untuk lomba pembelajaran Inovatif guru SD kategori kelas rendah diberikan: peringkat 1 Ana Widyawati SPd guru SD Negeri Kalangan Kecamatan Klego, peringkat 2 diraih Ambaryani SPd guru SD Negeri 1 Ngagrong Kecamatan Ampel dan Peringkat 3 dimenangkan Indriyati SPd guru SD Negeri 9 Boyolali.
Untuk kategori kelas tinggi peringkat 1 disabet Tony Harseno S Pd guru SD Negeri 1 Mudal Kecamatan Boyolali, peringkat 2 direbut Aulia Masaribu SPd MPd guru SD Negeri Kebonan Kecamatan Karanggede, peringkat 3 dimenangkan Nuning Setyowati SPd MPd guru SD Negeri 3 Banyudono, Kecamatan Banyudono.
Sementara untuk Porseni PGRI tingkat Provinsi Jawa Tengah wakil dari PGRI Kabupaten Boyolali dalam cabang menyanyi Solo meraih juara 2 atas nama Mahendra Permana dari SMP Negeri 2 Sambi Kabupaten Boyolali, dan di bagian putri cabang menyanyi Solo wakil Kabupaten Boyolali mendapat juara 3 atas nama Deni Agustina dari SD Negeri 3 Urut Sewu Kecamatan Ampel. Dalam festival Inovasi Pembelajaran PGRI tahun 2018 diraih Prayitno SPd.
Seusai Upacara Bendera, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang juga Ketua Pengurus PGRI Kabupaten Boyolali, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada guru dan siswa yang telah mengharumkan nama baik Kabupaten Boyolali ditingkat Provinsi maupun Nasional.
" Bagi guru dan siswa yang belum mampu meraih juara jangan putus asa untuk meraih yang terbaik , kalian masih muda-muda masih banyak kesempatan untuk mengukir prestasi setinggi langit, syaratnya harus bersemangat dan pantang menyerah," tambah H Darmanto SPd MM.
(GUNHARJO/SUT)

Komentar
Posting Komentar