KB-TK Kanisius Purbayan Bebas Berekspresi di Balekambang
Dunia anak-anak lebih dominan pada dunia
bermain. Maka, dunia anak identik pula dengan bermain dan belajar. Tak kalah
pentingnya, anak-anak harus dibebaskan untuk berekspresi tanpa kekangan
orangtua maupun kalangan pendidikan.
Chatarina Ekayani Endah Saputri, Kepala KB-TK
Kanisius Purbayan mengatakan outbond
telah menjadi agenda tahunan. Setiap tahun berpindah tempat, sesuai dengan yang
telah direncanakan ortu dan komite sekolah.
Melalui outbond, diharapkan anak semakin
mandiri, berani, bertanggung jawab, bisa bekerjasama dengan teman, dan memiliki
kepedulian dengan sesama.
“Banyak permainan yang dilakukan anak-anak
yang intinya menjalin kerjasama dengan teman-temannya. Ada permainan
mengalirkan air dengan pralon, memindah air
dengan wadah gelas yang bocor, meniti tali, bermain merangkak ala TNI,
naik jaring anyaman tali temali, hingga bernyanyi bersama,” kata Saputri kepada Poskita.co.
Joko Kristiyanto, dari Sinar Pelangi
menyatakan melalui outbond di
Balekambang anak diharapkan semakin bebas dan berani berekspresi, semakin
mandiri, dan kelak memiliki bekal untuk saat dewasa nanti.
“Biarkan anak bebas berekspresi, bermain,
berlatih, berjuang, menuju anak yang mandiri. Sementara orangtua juga harus
menjadi teladan yang baik, contoh bagi anak-anaknya. Ekspresi yang bebas harus
bisa dijalankan di sekolah maupun saat di rumah, tentunya tetap dalam
pengawasan guru dan orangtua masing-masing,” kata Joko.
Outbond kali ini memang heboh, anak-anak yang
identik suka bermain air harus rela mandi air, dan penuh dengan belepotan
lumpur karena harus merangkak di tanah yang berlumpur. Namun, anak-anak
bukannya takut, tetapi malah senang. Ekspresi mereka pun terlihat ceria, walau
di wajahnya tergambar kelelahan.
“Asyik permainannya, walau basah dan kotor,
tapi berkesan,” kata Jeselin.
“Heboh, aku bisa manjat dengan cepat, meniti
pun cepat tanpa takut,” ucap Magda.
Itulah dunia anak-anak, yang seharusnya memang
bebas berekspresi, berekplorasi, menerima tantangan, dan berlatih mandiri,
tanpa intervensi dari orangtuanya dalam menyalurkan bakat dan minatnya.
COSMAS
Komentar
Posting Komentar