Postingan

Pendidikan Berbasis Digital dengan Sentuhan Budaya

Gambar
Dunia pendidikan masa kini didonimasi generasi Z, lebih cepat menyerap teknologi baru. Sekolah bisa menerapkan pendidikan berbasis digital dengna sentuhan budaya. Peradaban dunia berkembang secepat deret ukur. Sementara dunia pendidikan bergerak seperti deret hitung. Hadirnya Revolusi Industri 4.0 telah mempengaruhi cara kita hidup, bekerja, dan belajar. Perkembangan teknologi yang semakin canggih, dapat mempengaruhi cara berpikir, berperilaku dan karakter peserta didik. Peserta didik harus memiliki karakter dan jati diri bangsa di tengah perubahan global yang bergerak cepat. Demikian amanat Bupati Wonogiri, Joko Sutopo bertindak sebagai inspektur upacara, saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Wonogiri diperingati dengan upacara yang dipusatkan di lapangan Pringgodani, Wonokarto, Wonogiri. Peringatan Hardiknas tahun 2019 mengambil tema “ Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan”. Terkait tema, yakni mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara...

Bersinergi Cetak Generasi Berkualitas

Gambar
Berbagai komponen dinas pendidikan dan pemkab Wonogiri bahu membahu turut memajukan pendidikan. Hasilnya, berbagai prestasi diraih Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri, baik di tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK. Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Ujian Nasional SMP/MTs dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional SD/MI tahun pelajaran 2018-2019, serta penyampaian awal penerimaan peserta didik baru TK, SD, dan SMP tahun pelajaran 2019-2020. Laporan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri, Siswanto, tentang pelaksanaan UN/USBN SMP/MTs menyebutkan bahwa UNBK SMP/MTs diikuti oleh 77 SMP dengan peserta sebanyak 9.115 siswa dan 23 Madrasah dengan peserta sebanyak 1.206 siswa. Sedangkan untuk UNKP SMP/MTs diikuti oleh 43 SMP dengan jumlah peserta 3.033 siswa. Jumlah keseluruhan SMP/MTs adalah 142 sekolah/madrasah dengan jumlah peserta 13.354 siswa. Pendidikan kesetaraan paket C dengan 7 PKB...

*UN/USBN 2019 di Wonogiri Ujian Berbasis Komputer dan Kertas-Pensil

Gambar
Satuan pendidikan tingkah SD hingga SMP di Wonogiri segera menggelar Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar  Nasional (USBN) 2019. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, UN SMP sederajat dan USBN SD sederajat digelar  April 2019.    “Sekolah penyelenggara UN di Wonogiri ada yang melaksanakan UNBK (UN Berbasis Komputer) dan UNKP (UN Berbasis Kertas dan Pensil),”  terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri, Drs. Siswanto, M.Pd saat sosialiasi UN di pendopo rumah dinas Bupati Wonogiri. Siswanto menjelaskan, sebagian besar SMP dan MTs sudah menerapkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Sementara sebagian lainnya, SMP dan MTs menyelenggarakan ujian nasional kertas dan pensil (UNKP) karena belum memiliki fasilitas komputer memadai. Sebanyak 100 SMP dan MTs mengadakan UNBK karena sudah punya komputer yang memadai. Sedangkan 43 sekolah masih menggunakan kertas dan pensil. Dari 100 S...

Bupati: Masyarakat “Melu Handarbeni” Proyek Pemerintah

Gambar
  Untuk mendukung program pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah, masyarakat harus ikut mendukung, melu handarbeni. Pemerintah berkewajiban menghadirkan sarana infrastruktur, masyarakat yang memanfaatkan dan merawat untuk upaya pengentasan kemiskinan. Untuk itu, masyarakat diharapkan mempunyai rasa “rumangsa melu handarbeni”, sehingga ikut terpanggil untuk menjaga dan merawat hasil-hasil program, agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal. Hal ini dikatakan Bupati Wonogiri, Joko Sutupo di sela-sela saresehan Program Penanganan Kemiskinan Melalui Pembangunan Infrastruktur Di Kabupaten Wonogiri di pondopo rumah dinas Bupati Wonogiri. “Ikutlah untuk ‘handarbeni’ atas proyek-proyek bantuan pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan. Jika tidak ada komitmen merasa memiliki maka berapa pun besarnya kucuran anggaran  pemerintah akan sia-sia. Tetap saja keluarga kurang mampu menyandang kemiskinan karena tidak ada manfaatnya,” ujar Bupati. Ditegaskan, jik...

OSN SD di Boyolali, Generasi Kompetitif dan Adaktif terhadap Perubahan

Gambar
Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Boyolali menggelar lomba Olympiade Sains Nasional (OSN) jenjang Sekolah Dasar di SD Negeri Banjarsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. OSN  Sekolah  Dasar Kabupaten Boyolali yang dilombakan mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Matematika. Turut hadir dalam lomba OSN Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Darmanto diwakili Kepala Bidang Sekolah Dasar, Budi Sutanto MPd, Kepala Seksi Kurikulum Puji Rahayu Fitriyani MPd, Kepala UPT Pendidikan Dasar dan Luar Sekolah, Pengawas TK/SD, Penilik PAUD se-Kabupaten Boyolali, pengurus K3S dan Guru Pendamping. Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Puji Rahayu Fitriyani dalam laporannya mengatakan OSN Kabupaten Boyolali  bertujuan memberi wahana bagi peserta didik  untuk mengembangkan  bakat dan minat dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, sehingga  peserta didik mampu berkreasi ,terampil memecahkan masalah ...

* Peringatan Hari Kartini di Sukoharjo Mewujudkan Cita-cita Kartini Memajukan Kaum Perempuan

Gambar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, menggelar peringatan Hari Kartini ke-140 Tingkat Kabupaten Sukoharjo Tahun 2019 di Pendopo Graha Satya Praja (GSP). Peringatan Hari Kartini ke-140 ahun 2019 mengusung tema “Dengan Semangat Kartini Kita Wujudkan Kualitas Keluarga untuk Jawa Tengah Maju dan Berdikari ”. Pada Peringatan Hari Kartini itu dilaksanakan pembacaan sejarah singkat riwayat RA Kartini oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sukoharjo Hj Etik Suryani SE MM. Sambutan Bupati H Wardoyo Wijaya SH MH MM dibacakan Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Widodo SH MH mengajak kepada para wanita dan ibu-ibu Kabupaten Sukoharjo untuk dapat berperan aktif dan berkontribusi dalam pembangunan sesuai dengan bidang tugas masing-masing sehingga apa yang menjadi tema peringatan ini dapat terwujud dengan baik. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sukoharjo yang telah menyukseskan Pemilu baik Pilpres dan Pileg. “Pada kesempatan...

Prof H Nadirsyah Hosen PhD Saring Sebelum Sharing

Gambar
  Sejak media sosial (medsos) merebak di Indonesia,  sebagian masyarakat langsung meshare apa saja tanpa membaca terlebih dahulu. Bahkan, ada yang bilang kecepatan jempol share melebihi kecepatan cahaya. Demikian dikatakan Prof  H Nadirsyah Hosen  PhD dari Monash University, penulis buku berjudul Saring sebelum Sharing, terbitan Bentang Pustaka , saat kegiatan Dies Natalis Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo ke-49 di Auditorium 1 Lantai 2 Kampus 1 UIN Walisongo. Dikatakan Gus Nadir, panggilan akrab Nadirsyah, buku Saring sebelum Sharing lahir karena ada media sosial (medsos). Dipilihnya  judul Saring sebelum Sharing karena memang masanya sekarang sedang gila, sampai ada yang bilang kecepatan jempol share sekarang melebihi kecepatan cahaya.  Karena tanpa dibaca langsung share. Selain itu, sebagian warga literasinya sangat rendah, tapi memiliki sensi yang tinggi. “Ada banyak orang, kalau bicara agama, sensinya tinggi sekali, literasi...